Rabu, 28 Agustus 2019

C. Rotan.

  • Batangnya kuat, lebih kuat dari bambu. Terutama serat batangnya sangat kokoh.
  • Rotan yang dimanfaatkan sebagai kerajinan ada yang berongga dan ada yang tidak. Yang berongga mempunyai ukuran 1/2 cm hingga 1 cm. Sedangkan yang tidak berongga merupakan bagian dalam dari rotan.
  • Memiliki ruas batang namun lebih samar dibanding bambu.
  • Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
  • Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
  • Rotan memiliki bentuk yang panjang bisa mencapai 10 meter karena hidupnya menjalar dan melilit, sedangkan panjangnya selalu bertambah.
Bahan Keras Buatan.
Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.
A. Kaca.
  • Kaca wujudnya transparan dan bening.
  • Ketebalanya bervariasi antara 1 mm-2 cm tergantung pada kebutuhan.
  • Permukaanya licin dan kilap. Jika dilukis harus menggunakan cat khusus yang dapat menempel pada permukaan kaca.
  • Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas.
Bahan Keras Alam.
Bahan keras alam adalah bahan yang berasal dari sumber daya alam, hutan, bumi, dan laut yang bersifat keras.

A. Kayu.
  • Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya: mahoni, pinus, jati, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
  • Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
  • Memiliki lingkaran tahun.
  • Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
  • Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
  • Sebagian dapat memuat karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.

Contoh kerajinan dari kayu







Rabu, 17 Juli 2019

INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA

Instalasi listrik adalah suatu rangkaian yang menghasilkan sebuah aliran listrik. Bisa berupa sebuah lampu ataupun sebuah sumber listrik. Instalasi listrik terdiri dari sebuah sakelar, stopkontak, dan lampu secara sederhana, input sakelar dapat sumber fasa kemudian outputnya menuju ke beban di mana beban itu adalah lampu, dan harus ada kabel netral di lampu. Sehingga lampu tersebut akan menyala apabila sakelar di "ON" kan.

1. Komponen Instalasi Listrik
Fungsi dan jenis peralatan listrik secara umum :

1. BARGAINSER
Bargainser merupakan alat yang berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal, sekaligus juga berfungsi sebagai pengukur jumlah daya listrik yang digunakan rumah tinggal tersebut (dalam satuan kWh). Ada berbagai batasan daya yang dikeluarkan oleh PLN untuk konsumsi rumah tinggal, yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.
kwh meter 1 ph-
Pada bargainser terdapat tiga bagian utama, yaitu:
MCB atau Miniature Circuit Breaker, berfungsi untuk memutuskan aliran daya listrik secara otomatis jika daya yang dihantarkan melebihi nilai batasannya. MCB ini bersifat on/off dan dapat juga berfungsi sebagai sakelar utama dalam rumah. Jika MCB bargainser ini dalam kondisi off, maka seluruh aliran listrik dalam rumah pun terhenti. Sakelar ini biasanya dimatikan pada saat akan dilakukan perbaikan instalasi listrik dirumah.
Meter listrik atau kWh meter, alat ini berfungsi untuk mengukur besaran daya yang digunakan oleh rumah tinggal tersebut dalam satuan kWh (kilowatt hour). Pada bargainser, meter listrik berwujud deretan angka secara analog ataupun digital yang akan berubah sesuai penggunaan daya listrik.
Spin Control, merupakan alat kontrol penggunaan daya dalam rumah tinggal dan akan selalu berputar selama ada daya listrik yang digunakan. Perputaran spin control ini akan semakain cepat jika daya listrik yang digunakan semakin besar, dan akan melambat jika daya listrik yang digunakan berkurang/sedikit.
n_gambar3
Pada kanal output Bargainser biasanya terdapat 3 kabel, yaitu kabel fasa, kabel netral dan kabel ground yang dihubungkan ketanah. Listrik dari PLN harus dihubungkan dengan bargainser terlebih dahulu sebelum masuk ke instalasi listrik rumah tinggal.
2. PENGAMAN LISTRIK
Instalasi listrik rumah tinggal pun membutuhkan pengaman yang berfungsi untuk memutuskan rangkaian listrik apabila terjadi gangguan pada instalasi listrik rumah tinggal tersebut, seperti gangguan hubung singkat atau short circuit atau korsleting.
Terdapat dua jenis pengaman listrik pada instalasi listrik rumah tinggal, yaitu:
Pengaman lebur biasa atau biasa disebut sekering, alat pengaman ini bekerja memutuskan rangkaian listrik dengan cara meleburkan kawat yang ditempatkan pada suatu tabung apabila kawat tersebut dialairi arus listrik dengan ukuran tertentu.
Pengaman listrik thermis, biasa disebut MCB dan merupakan alat pengaman yang akan memutuskan rangkaian listrik berdasarkan panas .
MCB-1804

3. SAKELAR
sakelar tunggal dan sakelar majemuk




Sakelar atau switch merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu penghantar.
Berdasarkan besarnya tegangan, sakelar dapat dibedakan menjadi:
Sakelar bertegangan rendah.
Sakelar tegangan menengah.
Sakelar tegangan tinggi serta sangat tinggi.
Sedangkan berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi :
Sakelar in-bow, sakelar yang ditanam didalam tembok.
Sakelar out-bow, sakelar yang dipasang pada permukaan tembok.
Jenis sakelar berikutnya dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu:
Sakelar on-off, merupakan sakelar yang bekerja menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on. Untuk memutuskan hubungan arus listrik, tombol sakelar harus ditekan pada posisi off. Sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk sakelar lampu.
Sakelar push-on, merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya. Biasanya sakelar jenis ini digunakan untuk sakelar bel rumah.
Berdasarkan jenis per-unitnya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Sakelar tunggal, merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang digunakan.
Sakelar majemuk, merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan. Jumlah kanal output tergantung dari jumlah tombol pada sakelar tersebut.
4. STOP KONTAK
Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.
out let listrik
Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.
Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.
Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.
5. STEKER
Steker atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.STEKER listrik
Berdasarkan fungsi dan bentuknya, steker juga memliki dua jenis, yaitu:
v Steker kecil, merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah, misalnya lampu atau radio kecil, dengan sumber listrik atau stop kontak.
v Steker besar, merupakan steker yang digunakan untuk alat-alat listrik yang berdaya besar, misalnya lemari es, microwave, mesin cuci dan lainnya, dengan sumber listrik atau stop kontak. Steker jenis ini dilengkapi dengan lempeng logam untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman.
6. KABEL
Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.
Untuk instalasi listrik rumah tinggal, kabel yang digunakan biasanya berjenis sebagai berikut:
NYA, kabel jenis ini merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan/berisi satu kawat. Jenisnya adalah kabel udara atau tidak ditanam dalam tanah. Kabel listrik ini biasanya berwarna merah, hitam, kuning atau biru. Isolasi kawat penghantarnya hanya satu lapis, sehingga tidak cukup kuat terhadap gesekan, gencetan/tekanan atau gigitan binatang seperti tikus. Karena kelemahan pada isolasinya tersebut maka dalam pemasangannya diperlukan pelapis luar dengan menggunakan pipa conduit dari PVC atau besi.
NYM, merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan kawat lebih dari satu, ada yang 2, 3 atau 4. Jenis kabel udara dengan warna isolasi luar biasanya putih dan warna isolasi bagian dalam beragam, karena isolasi yang rangkap inilah maka kabel listrik NYM ini relative lebih kuat terhadap gesekan atau gencetan/tekanan.
NYY, kabel listrik jenis ini merupakan kabel berisolasi PVC, berintikan 2, 3 atau 4 dengan warna isolasi luarnya hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan terhadap air dan gencetan atau tekanan.
NYMHYO, kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna. Kabel jenis ini biasa digunakan pada loudspeaker, sound sistem, lampu-lampu berdaya kecil sampai sedang.
SUMBER ARTIKEL DAN GAMBAR :
"Pengertian Instalasi Listrik" = Buku Prakarya SMP Kelas 9 Semester 1 Edisi Revisi 2018
 "Komponen Instalasi Listrik" beserta gambar-gambar = https://ariflistrik.wordpress.com/2012/12/02/komponen-instalasi-listrik/

Rabu, 08 Mei 2019

KERAJINAN LACI MINI DARI KARDUS BEKAS
  • Bahan :
  1. Lem G
  • Alat :
  1. Kardus bekas
  2. Pisau cutter
  3. Gunting
  4. Kertas origami
  5. Kertas hvs warna putih
  6. Alat tulis (bolpen, pensil)
  7. Penggaris
  8. Solasi
  9. Double Tape
  10. Cat air
  • Langkah-langkah membuat :
  1.  Siapkan kardus bekas berukuran sedang
  2.  Gambar sketsa yang membentuk bagian rumah (trapesium untuk atap, kotak laci sebagai     jendela, persegi sebagai dinding)
  3.  Gunting kardus yang sudah diberi sketsa
  4.  Gabungkan dan rekatkan (menggunakan lem G dan solasi agar lebih kuat) bagian-bagian tersebut mulai dari dinding, atap, jendela (yaitu laci), kantong (bagian bawah laci), dan alas tipis (yang panjangnya sedikit melebihi panjang dinding)
  5.  Selanjutnya, tempelkan kertas origami di bagian-bagain rumah sesuai warna yang diinginkan, untuk bagian belakang saya rekatkan (menggunakan double tape) kertas hvs warna putih
  6. Beri warna hijau (bisa warna lain) pada bagian alas/bawah dinding
  7.  Di bagian laci rekatkan kardus kecil agar laci mudah ditarik


Hasil Karya :
  • Bagian depan

  • Bagian samping kanan

  • Bagian belakang

Deskripsi hasil karya :

Gambar di atas merupakan kerajinan laci mini dari bahan limbah keras yaitu kardus bekas. Laci mini tersebut saya buat seperti bentuk rumah. Untuk bagian atas saya bentuk trapesium yang menyerupai bentuk atap rumah, untuk laci saya buat di bawah atap layaknya jendela, untuk bagian bawah laci saya buat seperti kantong saja agar bisa menaruh lebih banyak alat/benda. Laci mini ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat alat tulis, peniti, atau benda-benda lainnya yang ukuran benda tersebut cukup untuk diletakkan di laci/kantong tersebut. Laci mini dari kardus bekas tersebut bisa saya gunakan di rumah dan kita bisa membuatnya sendiri dari bahan dan alat yang mungkin mudah kita temui di rumah sehingga kita juga bisa menghemat biaya. 


























Rabu, 03 April 2019

Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Keras

Produk kerajinan dari bahan limbah keras yang dimaksud adalah limbah keras organik dan anorganik.
Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan yang menjadi unggulan daerahnya. Hal ini tentu dikarenakan sumber daya limbah keras organik dan anorganik dari masing-masing daerah berbeda.

Penggolongan hasil limbah keras yang dapat dijadikan bahan baku produk kerajinan dilihat dari kondisi wilayahnya.


1. Daerah pesisir pantai/laut
Limbah keras yang banyak tersedia seperti cangkang kerang, tempurung kelapa, sisik ikan, dan tulang ikan.

2. Daerah pegunungan
Limbah keras yang banyak dihasilkan di daerah ini adalah limbah kayu pinus, kayu abasia, dan kayu kamper.

3. Daerah pertanian
Limbah keras yang didapat di daerah ini adalah tulang-tulang hewan ternak seperti tulang sapi, kerbau, kambing, ayam, serta tulang ikan.

4. Daerah perkotaan
Limbah keras yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya berupa pecahan kaca, pecahan keramik, potongan logam, dan aneka plastik bekas perabot.


Sumber artikel : Buku PRAKARYA SMP Kelas 8 Edisi Revisi 2017 Semester 2

Rabu, 27 Maret 2019

Pengolahan Bahan Limbah Keras

Produk kerajinan dari bahan limbah keras yang dimaksud adalah limbah keras organik dan anorganik.
Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan yang menjadi unggulan daerahnya. Hal ini tentu dikarenakan sumber daya limbah keras dari masing-masing daerah berbeda. Limbah anorganik memiliki kecenderungan dihasilkan oleh kawasan industri dan domestik (rumah tangga). Misalnya di wilayah industri limbah keras yang ada umumnya berupa puing-puing logam dan pecahan kaca.
Sementara limbah keras dari rumah tangga umumnya berupa plastik dan tulang-belulang limbah pangan dari hewani.
Proses pengolahan masing-masing bahan limbah keras secara umum sama. Pengolahan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin.


Proses pengolahan sederhana yang dapat dilakukan untuk bahan limbah keras.
1. Pemilahan bahan limbah
Seleksi bahan limbah keras perlu dilakukan sebelum proses produksi.
2. Pembersihan limbah
Keadaan limbah keras biasanya tidak cukup bersih. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencucian dengan menggunakan detergen agar zat bekas makanan atau minuman dapat larut dan limbah keras
menjadi bersih.
3. Pengeringan
Pengeringan dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan sinar matahari langsung atau dapat juga secara langsung dengan dibersihkan menggunakan lap kering.
4. Pewarnaan
Pewarnaan pada limbah keras dapat dilakukan dengan cara disemprot atau dikuas dengan cat.
5. Pengeringan setelah pewarnaan
Setelah diberi warna, bahan limbah harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung atau diangin-anginkan.
6. Penghalusan bahan agar siap pakai
Bahan limbah yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya. Proses finishing juga berbagai macam caranya, seperti dipotong, ditempa, dilem, digerinda, dan diamplas.


Sumber artikel : Buku PRAKARYA SMP Kelas 8 Edisi Revisi 2017 Semester 2

Rabu, 20 Maret 2019

Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Keras

1. Limbah Keras Organik
Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang pejal, solid, kuat dan tidak mudah berubah bentuk, berasal dari sumber daya alam daratan dan lautan.
Contohnya cangkang kerang laut, sisik ikan keras, tulang ikan, tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing), tempurung kelapa, dan potongan kayu. Hampir semua limbah keras organik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan, tetapi diperlukan peralatan yang cukup kuat untuk membantu dalam pengerjaannya.

Gambar cangkang kerang laut



Gambar sisik ikan keras



Gambar tempurung kelapa



2. Limbah Keras Anorganik


Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah dihancurkan dengan alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan penghancuran. Contohnya pelat-pelat dari logam, pecah-pecahan keramik, pecahan kaca, wadah/botol plastik, dan kaleng. Meskipun begitu, tidak semua limbah keras dapat diolah kembali menjadi
karya kerajinan karena keterbatasan alat dan teknologi.

Limbah keras dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Proses recycle yaitu mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan dapat membantu menyelesaikan masalah lingkungan tersebut.


Sumber artikel : Buku PRAKARYA SMP Kelas 8 Edisi Revisi 2017 Semester 2

Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras

Pengolahan limbah keras maupun organik memiliki prinsip yang sama yaitu dengan sistem 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle.
Upaya melakukan recycle (mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan tangan) berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan.

Reduce, reuse, dan recycle dalam proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan. Tindakan dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan dalam proses produksi kerajinan.

Prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mendesain bahan limbah keras merupakan proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk yang telah hilang nilai gunanya.

Seharusnya sebuah rancangan bersifat berkelanjutan (sustainable design), tidak hanya cukup secara ekonomi saja, tetapi harus mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya ke dalam produk. Hal tersebut agar desain lebih dapat bertanggung jawab dalam menjawab tantangan dalam masyarakat global. Begitu juga seorang desainer produk harus memahami pentingnya pemahaman ini.

Skema Proses rancangan kerajinan


sumber artikel : Buku PRAKARYA SMP Kelas 8 Edisi Revisi 2017 Semester 2






Minggu, 10 Februari 2019

KERAJINAN DARI PLASTISIN
Kelompok 5 kelas 8A
Nama anggota :
  1. Maya Olivia (09)
  2. Ninda Pritasari (14)
  3. Viviyana Satya Ningrum (23)



Pembuatan kerajinan dari plastisin:
Tema : zoombie

Alat dan bahan:
  1. Plastisin dan fun doh
  2. Penggaris
  3. Kertas karton
  4. Pewarna (pastel)

Minggu, 27 Januari 2019

RANCANGAN KERAJINAN DARI PLASTISIN

Anggota kelompok 5: (kelas 8A)

  • Maya Olivia (09)
  • Ninda Pritasari (14)
  • Viviyana Satya Ningrum (23)
Hasil gambar untuk kerajinan dari plastisin plant zombie



Rancangan pembuatan kerajinan dari plastisin:
Tema: zoombie

Alat dan bahan:
  1. plastisin dan fun doh
  2. penggaris
  3. kertas karton

Kamis, 24 Januari 2019

Membuat Burung Merak dari Plastisin dan Cangkang


Plastisin merupakan sejenis lilin yang dapat dibentuk untuk membuat bentuk lainnya. Biasanya plastisin digunakan untuk anak-anak agar bisa mengasah kreativitasnya. Dengan plastisin, kita bisa mengkreasikan beberapa ide seperti membuat burung dari plastisin. Bagaimana hasilnya? Kita bisa menyiapkan alat dan bahannya seperti:
· Plastisin berwarna
· Cangkang kerang berukuran besar
· Cat warna
· Cotton bud
Cara Pembuatan:

1. Siapkan plastisin dengan warna yang diinginkan. Misalnya warna biru. Pertama kita bentuk terlebih dahulu yakni dengan membuat bentuk bulat. Buat 2 bentuk bulan yang besar dan kecil. Setelah dibentuk bulat, gunakan plastisin putih dan hitam untuk membuat mata dan paruh. Letakan mata dan paruh pada plastisin bulat yang kecil. Setelah itu, ambil cangkang kerang dan warnai sesuai yang diinginkan. Tidak lupa untuk membuat jengger diatas kepala burung yang dibuat. jika kerang telah diwarnai dan diberi pola, kita bisa menempelkannya dibelakang sehingga terlihat seperti pada gambar untuk hasilnya.


Selamat mencoba!

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari craftymorning.com)


Jumat, 18 Januari 2019

Getah Nyatu, Kerajinan Getah Indah dari Kapuas

Indonesia disebut sebagai jantung dunia dimana karena di Indonesia terdapat reservasi hutan tropis besar dengan keaneka ragaman hayati yang sangat besar, yaitu antara lain adalah karena Kalimantan. 


Kalimantan dikenal sebagai pemilik lahan hutan hujan tropis terbesar di Indonesia yang menyimpan potensi untuk digunakan secara bijak oleh manusia untuk membantu kehidupan. Dalam kaitannya membantu manusia, bahkan hutan hujan tropis dapat difungsikan dalam bidang ekonomi, seperti halnya pohon Nyatu, yang selama ini telah lama digunakan oleh masyarakat asli Kalimantan untuk menjadi bahan baku kerajinan getah nyatu.

Kerajinan getah nyatu adalah nama yang biasa disebutkan untuk kerajinan yang memanfaatkan getah pohon nyatu sebebagai bahan bakunya, jenis kerajinan ini banyak di temui pada daerah Kapuas di Kalimantan Tengah. Pohon Nyatu sendiri adalah jenis tumbuhan eksotis yang dikenal sebagai tumbuhan endemik, khususnya terdapat di dua daerah, yaitu daerah Pangkalan Bun dan kecamatan Bukit Tengkiling kecamatan Palangkaraya.

Pemilihan getah dari pohon nyatu sebagai bahan baku kerajinan getah nyatu bukannya tanpa alasan. Karena pohon nyatu dikenal sebagai jenis pohon yang memiliki kemampuan tumbuh dan berkembang biak dalam waktu yang singkat maka tentu saja akan bisa menjaga kelestariannya di alam. Waktu yang digunakan untuk memanen pohon Nyatu pun harus sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh ketua adat.

Kemambuan tumbuh kembang pohon nyatu adalah menakjubkan, dalam rentang waktu hanya 6 bulan, tingginya sudah bisa mencapai 8 meter. Pada umur tersebutlah pohon nyatu dianggap telah layak diambil getahnya. Getah pohon nyatu juga kemudian melalui proses pengolahan yang cukup rumit, mulai dari pemisahan batang dengan kulit, perebusan batang sebanyak 3 kali guna mendapat kualitas getah yang cukup baik.

Bentuk dari kerajinan getah nyatu kebanyakan mengambil bentuk perahu naga atau bentuk perahu burung tingang. Perahu burung tingang diketahui adalah perahu yang menggambarkan situasi peperangan, dan lebih lanjut terdapat juga perahu yang digunakan untk upacara Tiwah, yaitu upacara adat penghantaran tulang orang yang sudah meninggal. Untuk bentuk yang lain biasanya kerajinan getah nyatu mengambil bentuk prajurit dayak lengkap dengan segala atributnya.

Ciri khas menarik dari kerajinan getah nyatu adalah tingkat detail yang tinggi, disertai penggunaan warna warna cerah yang menarik dan bentuk yang unik. Bentuk uniknya sangat cocok untuk dijadikan pajangan atau juga sebagai dekorasi. Harga dari kerajinan getah nyatu cukup terjangkau, kerajinan ini dijual dengan rentang mulai puluan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah tergantung bentuk, ukuran dan kerumitan.


Rabu, 16 Januari 2019

Kerajinan dari Kulit

Kerajinan bahan lunak selanjutnya adalah kulit, kerajinan kulit juga tidak kalah dengan kerajinan bahan lunak lainnya. Kerajinan jenis ini memiliki hubungan erat dengan budaya daerah. Hal ini di sebabkan karena seringnya kulit di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan wayang kulit. Selain itu, kulit juga biasa di gunakan sebagai bahan inti pembuatan tas, sabuk, dompet, dan juga jaket.

Selain memiliki hubungan yang erat dengan budaya satu daerah, kerajinan ini juga memiliki nilai jual tinggi. Bahkan jika kualitas dari kerajinan kulit itu termasuk kualitas yang terbaik maka harga yang fantastis sangat layak untuk barang seperti itu. Seperti contoh jaket kulit yang terbuat dari kulit kambing, kerajinannya memiliki harga jual yang lumayan. Biasanya harga satuan jaket kulit tersebut berkisar antara 700.000 ke atas.
Namun cara pembuatan dari kerajinan kulit ini sangatlah rumit. Dan hal inilah yang menjadi alasan mengapa kerajinan yang berbahan kulit berharga sangat mahal. Untuk bisa membuat kerajinan dari bahan kulit ini hendaknya si pengrajin menyamak kulit ini terlebih dahulu. Hal ini di lakukan supaya kulit yang di gunakan tidak busuk di kemudian hari.


Selasa, 15 Januari 2019

Kerajinan Tangan dari Clay Tepung

Kerajinan tangan dari clay merupakan kerajinan tangan yang saat ini cukup populer. Banyak orang yang menyukai kerajinan tangan dari clay karena alat dan bahannya yang mudah didapat dan proses pembuatannya yang menantang. Kerajinan dari clay ini biasanya digunakan orang untuk hiasan dirumah, aksesoris dan sovenir. Saat ini para pengrajin clay berlomba-lomba dalam membuat kreasi kerajinan tangan dari clay yang lebih inovatif dan kreatif. Beruntunglah anda telah berkunjung ke situs ini, karena diartikel ini kami akan mengupas tajam kerajinan tangan dari clay setajam silet.

Apa Itu Clay?

Clay itu adalah bahasa inggris yang artinya tanah liat. Di Indonesia kata clay menjadi kata yang populer dan biasanya identik dengan sebuah kerajinan tangan. Dulu orang yang ingin membuat kerajinan tangan dari tanah liat atau lempung harus rela menyatu dengan tanah untuk mendapatkan tanah liat yang berkualitas. Karena untuk mengahasilkan karya yang bagus dan indah tentunya harus memiliki bahan dasar yang berkulitas.
Saat perkembangan zaman semakin maju, kini orang-orang juga berpikir semakin maju. Untuk membuat kerajinan tangan dari clay tidak harus dari tanah liat. Teman-teman bisa membuatnya dari bahan dasar tepung, roti, malam (lilin), bubur kertas, polymer, dan lain-lain. Inilah mungkin yang menyebabkan perluasan makna dari kata clay. Dan saat ini sedang booming kerajinan tangan dari clay yang terbuat dari bahan dasar tepung.

Apa Itu Kerajinan Clay?

Kerajinan Clay adalah suatu karya seni yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar clay. Sebagaimana yang telah disinggung diawal, kerajinan tangan dari clay tidak harus dari bahan dasar tanah liat, kita bisa menggunakan tepung sebagai pengganti dari tanah liat. Oleh karena itu, kerajinan ini mulai merambah keseluruh kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain mudah dipelajari, alat dan bahannya mudah didapat dan aman untuk digunakan. Terutama bagi anak-anak, dapat dijadikan sebagai media untuk mendidik kreatifitas anak.

Cara Membuat Clay Dari Tepung

Resep I (Simple)

Bahan:
  • Tepung Kanji
  • Tepung Terigu
  • Tepung Beras
  • Pengawet Kue (natrium benzoat)
  • Lem Putih
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campur semua tepung kanji, terigu, dan beras dengan perbandingan 1:1:1
  • Kemudian tambahkan pengawet dan lem
  • Lalu uleni sampai kalis
  • Setelah itu campurkan pewarna dan bentuk sesuai dengan yang diinginkan

Resep II (Little)

Bahan:
  • Tepung Maizena 20 gram
  • Tepung Tapioka 20 gram
  • Tepung Beras 20 gram
  • Lem Putih 50 gram
  • Pengawet Kue (natrium benzoat)
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campur ketiga bahan tepung dan benzoat secukupnya
  • Kemudian tambahkan lem putih
  • Lalu uleni sampai kalis
  • Setelah itu bagi adonan menjadi beberapa bagian
  • Kemudian campurkan warna ke bagian adonan tadi, sesuai dengan yang kita inginkan
  • Setelah sudah siap, mulailah untuk membuat bentuk yang diinginkan

Resep III (Easy)

Bahan:
  • Tepung Terigu 70 gram
  • Tepung Tapioka 70 gram
  • Tepung Beras 70 gram
  • Lem Putih 180 gram
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campurkan bahan-bahan tersebut kecuali pewarna, kemudian uleni sampai kalis.
  • Pisahkan adonan untuk di beri warna yang di inginkan
  • Campur adonan yang telah dipisahkan dengan pewarna, aduk sampai rata.
  • Adonan yang telah diberi warna kemudian bentuk sesuai dengan bentuk yang di inginkan.

Resep IV (Complete)

Bahan:
  • Tepung jagung/ maizena        150 gram
  • Tepung beras                           150 gram
  • Tepung singkong/kanji           150 gram
  • Lem putih/kayu/fox/PVAC   350 gram
  • Benzoate                                    3 sendok makan
  • Minyak goring/baby oil           secukupnya
  • Cat poster/cat air
Peralatan:
  • Wadah untuk mencampur bahan
  • Tempat kedap udara untuk menyimpan
  • Kertas HVS yang sudah delaminating untuk alas
  • Tusuk gigi
  • Sedotan
  • Mote hitam untuk mata
  • Gantungan, peniti bros, tali, jepit rambut, dll untuk pelengkap accessories
  • Pinset,
  • Sikat gigi
  • Pisau/cutter
  • Plastik untuk kemasan
Cara Membuatnya:
  • Siapkan wadah, masukkan semua tepung dan lem putih.
  • Beri benzoate
  • Beri minyak / baby oil sedikit di pinggir wadah
  • Campur dan uleni hingga menjadi adonan yang kalis/tidak lengket
  • Dan simpan dalam wadah tertutup/kedap udara
Cara Memberi Warna:
  • Ambil adonan secukupnya di tangan
  • Beri warna dengan cat poster/cat air (tanpa diberi air)
  • Uleni adonan hingga warna yang diinginkan
  • Simpan dalam wadah tertutup
  • Lakukan untuk warna yang lain

Beberapa Tips:

  1. Agar adonan clay tidak cepat mengering, bungkus adonan yang belum dibentuk dengan plastik.
  2. Tempelkan bagian-bagian clay yang akan disatukan dengan lem putih.
  3. Agar tidak jamuran , tepung bisa dicampur dengan pengawet makanan (benzoat) sebanyak 1 sdt.
  4. Agar hasil clay lebih awet, setelah clay terbentuk, bisa di cat akrilik atau pylox bening atau cat kuku transparan.

Macam-Macam Kreasi Kerajinan Clay

Berikut ini ada beberapa kreasi kerajinan clay tepung yang unik dan patut untuk dicoba. Kami dapatkan dari para master pengrajin clay. Silahkan dinikmati, mudah-mudahan memberikan inspirasi.

1. Sepasang Teddy Bear Lucu

kerajinan clay teddy bear
by esther www.flickr.com
Mereka terlihat manis, bentuk hati dan bunga menandakan kasih sayang yang tak terhingga, meski banyak kekurangan mereka tetap bersama, bagaikan bunga yang tetap harum meski di tempat yang berbau busuk.

2. Sepasang Panda Lucu

kerajinan clay tepung panda
by esther www.flickr.com
Panda merupakan hewan yang sangat lucu. Perpaduan warna hitam putih yang khas terlihat simple dan elegan. Ditambah dengan aksesoris dasi hijau, topi, bunga, dan renda memberikan kesan menarik ketika momen pernikahan.

3. Sepasang Burung Yang Imut

kerajinan clay burung
by esther www.flickr.com

Untuk membuatnya tidaklah terlalu sulit, karena tidak memerlukan pola yang rumit. Sangat simple, lucu dan menggemaskan.

4. Sepasang Burung Hantu Yang Imut

clay burung hantu
by esther www.flickr.com
Pola sepasang burung hantu ini terlihat menawan. Bila ingin membuatnya, harus diperhatikan di bagian bulunya karena agak sedikit rumit dan butuh kesabaran.

5. Sepasang Burung Hantu Yang Gemesin

kerajinan clay burung hantu lucu
by esther www.flickr.com
Polanya sangat simple dan mudah ditiru. Bila mau tambah aksesoris seperti topi, pita, dan lain-lain lebih bagus, tapi hanya di wilayah kepala saja. Kalau di bagian badan nanti menutupi pola seninya dan menurunkan kesan gemesnya.

6. Sepasang Gajah Yang Lucu

kerajinan clay gajah
by esther www.flickr.com
Gajah adalah hewan yang besar dan sangar. Tapi kalau dibuat pola seperti ini akan memberikan kesan lucu dan menggemaskan. Untuk membedakan gajah jantan dan betina, dengan memberikan pita di atas kepala untuk betina dan di leher untuk jantan, serta menambah alis mata di bagian mata untuk betina.

7. Kaktus Yang Menggemaskan

kerajinan clay kaktus
www.etsy.com
Siapa bilang kaktus itu tumbuhan menyeramkan. Foto di atas adalah kaktus-kaktus yang dibuat dengan clay tepung, terlihat seperti hidup, lucu dan menggemaskan. Untuk membuatnya cukup agak sulit, dibutuhkan kreativitas tingkat tinggi untuk membuatnya. Ini sekaligus menjadi tantangan temen-temen untuk mencoba membuatnya.

8. Kaktus Mungil

kerajinan clay tepung kaktus
www.etsy.com
Ini opsi kalo temen-temen sulit untuk membuat kaktus nomer 7. Simple dan tetap artistik.

9. Kue-Kue

kerajinan clay aneka makanan
www.etsy.com
Temen-temen juga bisa berkreasi membuat pola berbentuk makanan, seperti pada gambar di atas. Hati-hati ya kalo mau buat yang satu ini, jangan sampe dimakan hehe.

10. Tikus Menggemaskan

tikus menggemaskan
by esther www.flickr.com
Pola tikus menggemaskan ini juga patut untuk dicoba. simple, lucu dan menggemaskan.

11. Kuda Poni Yang Imut

kerajinan clay kuda poni
by dragonsandbeastie www.orig12.deviantart.net
Wuuiiiih… kalo temen-temen bisa tiru pola ini hebat deh. Untuk membuatnya diperlukan kreativitas dan imajinasi yang tinggi. Mungkin kalo teman-teman tertarik untuk mencobanya, buat dengan ukuran agak besar ya, agar mudah untuk proses detailingnya.

12. Naga Yang Super Lucu

kerajinan clay dragon
by dragonsandbeastie www.orig12.deviantart.net
kerajinan clay lepard dragon
by dragonsandbeastie www.orig12.deviantart.net
Yang ini juga sama temen-temen. Untuk membuatnya butuh kesabaran dan kreativitas tingkat tinggi.

13. Ayam Bentol-Bentol Yang Unik

kerajinan clay ayam
www.etsy.com
Biar nggak galau coba buat ini, Ayam Bentol-bentol. Polanya cukup simple dan artistik. Hanya saja harus teliti ketika proses mewarnai. Atau bisa juga dengan membuat pola bulat dari kertas kemudian tempelkan secara random, lalu cat warna hitam, setelah kering copot pola bulatan tadi, dan hasilnya mudah-mudahan maksimal.

Rainbow Pinwheel Pointer

Popular Posts