Minggu, 13 Januari 2019

Kerajinan tangan dari lilin

Lilin kini tidak hanya dijadikan sebagai alat penerang ketika dalam keadaan mati lampu saja. Kini lilin juga digunakan untuk memeriahkan moment-moment tertentu seperti moment ulang tahun, moment  melamar dan moment-moment romantis lainnya. Namun tidak jarang ketika kita sedang ingin merayakan moment tertentu dan telah berkeliling-keliling ke beberapa toko lilin tetap saja tidak menemukan lilin yang kita inginkan. Nah disini kami akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara membuat lilin hias agar ketika anda kesulitan menemukan lilin yang diinginkan anda dapat membuatnya sendiri.

Keuntungan apabila anda membuat lilin sediri adalah anda dapat membuat lilin dengan bentuk dan warna-warna yang anda inginkan. Selain gampang membuatnya alat dan bahanya pun tidak sulit kita temukan. Berikut alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat lilin hias :
1.      Lilin bubuk / serut
2.      Crayon
3.      Sumbu
4.      Gelas / bisa diganti dengan cetakan sesuai bentuk yang anda inginkan
5.      Penyangga
6.      Pengaduk
7.      Wadah
8.      Pewangi jika diperlukan

Setelah alat dan bahan sudah terkumpul siahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
Langkah pertama :
Siapkan wadah lalu masukan bahan lilin atau lilin bubuk ke dalam wadah tersebut. Kemudian panaskan di dalam oven hingga mencair. Apabila anda tidak memilii oven anda juga bisa memanaskan alat bantu lain untuk mencairkan lilin. Cairan lilin ini digunakan untuk melapisi sumbu yang akan pada lilin supaya dapat berdiri tegak saat diletakan dalam gelas atau cetakan.

Langkah kedua :
Apabila lilin telah mencair, tuangkan sedikit lilin cair kedalam gelas kaca mini atau apapun yang akan dijadikan wadah atau cetakan lilin hias. Kemudian letakan sumbu yang sebelumnya telah diolesi lilin cair ke dasar gelas. Ketika sumbu diletakan pastikan sumbu bisa berdiri tegak di dalam gelas atau cetakan.

Langkah ketiga :

Ambil krayon yang tadi telah disiapkan, pilih warna sesuai dengan lilin yang akan dibuat. kupas dan buang bungkus kertas pada krayon dan ambil isi krayonnya saja.
Langkah keempat :
Campurkan beberapa potong krayon kedalam wadah dengan bahan lilin / lilin bubuk dengan jumlah sesuai kebutuhan tergantung seberapa banyak dan seberapa besar lilin yang ingin anda buat. Pastikan masing-masing wadah berisi warna yang berbeda-beda . Lalu panaskan kedalam oven atau pemanas lain hingga mencair.

Langkah kelima :
Setelah campuran krayon dan lilin mencair, silahkan keluarkan dari oven. Siapkan gelas atau wadah yang tadi telah ditempeli tali. Letakan gelas dengan posisi miring. Gunakan alat penyangga untuk menghingari gelas terguncang dan merusak bentuk lilin. Tunggu hingga membeku terlebih dahulu baru kemudian anda dapat menuangkan kembali lilin dengan warna yang berbeda.

Langkah keenam :
Setelah lilin cair pertama membeku, balik dan miringkan gelas pada posisi sebaliknya. Kemudian tuangkan lilin cair dengan warna berbeda kedalam gelas dengan posisi miring berlawanan arah.


Langkah ketujuh :
Setelah lapisan kedua telah memadat silahkan tegakan posisi gelas dan kemudian tuangkan campuran lilin dengan warna berbeda hingga terisi penuh. Tunggu hingga lilin memadat dan dingin. Setelah lilin memadat maka lilin hias sudah jadi dan siap untuk menghiasi ruangan untuk memeriahkan momen anda.

Demikian tahap demi tahap cara pembuatan lilin hias, semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi apabila anda ingin membuat lilin hias sendiri. Selamat mencoba J

Hasil kerajinan tangan dari lilin




sumber : http://ilmukerajinan.blogspot.com/2015/11/kerajinan-tangan-dari-lilin.html



Produk Kerajinan dari Bahan Gips

Bahan buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam. Tujuannya untuk mendapatkan efek duplikasi bahan alam dan menambah variasi aneka bahan baku untuk kerajinan. Masyarakat Indonesia menjadikan benda-benda kerajinan sebagai alat untuk memperkenalkan keragaman budaya daerah.Daya tarik dari benda kerajinan setiap daerah tentu memiliki corak dan bentuk yang berbeda-beda sehingga kita dapat mengenal suatu daerah di Tanah Air melalui benda kerajinan.

Berbagai macam jenis produk kerajinan dari bahan alam sangat banyak dan bervariasi. Namun, kerajinan yang terbuat dari bahan buatan tidak sebanyak karya dari bahan alam. Bahan buatan yang dimaksud di sini adalah berbagai bahan alam yang mengalami pengolahan dengan diberi tambahan zat kimia sebagai pengubah karakteristik bahan buatan agar mudah dibentuk dan diproduksi.

Banyak benda kerajinan yang terbuat dari bahan buatan di sekitar kita. Semua benda kerajinan dari bahan buatan bersifat imitasi, namun banyak dipilih masyarakat karena memiliki sifat yang dapat bertahan lama dan tidak memerlukan perawatan ekstra.

Banyak kerajinan dari bahan buatan dihasilkan dari luar negeri, seperti Cina dan Korea. Produk yang dihasilkan di antaranya; bros dari plastik, perabotan rumah tangga dari melamin, bunga dan daun tiruan yang terbuat dari kain atau plastik, tas beraneka macam bentuk dan warna dari bahan kulit buatan.

Beragam benda kerajinan dari bahan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Bahanbahan yang digunakan bisa berupa kertas, karton, plastik, kaca, gips, semen, fiberglass, sabun, lilin, spons, dan sebagainya. Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, di antaranya: memotong, menggunting, menempel, melipat, mencetak, memahat, juga dapat membentuk. Semua itu disesuaikan dengan desain dan jenis bahan yang digunakan.

Kerajinan Gips
Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Kandungan gips terdiri dari jenis zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti: karbonat, borat, nitrat, dan sulfat yang dapat terlepas sehingga gips dalam proses pengerasan akan terasa panas. 

Kerajinan dari gips banyak diminati masyarakat. Pembuatannya terbilang lebih mudah, jika dibandingkan dengan fiberglass. Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan dari gips biasanya dapat berupa gantungan kunci, hiasan dinding, bingkai foto, mainan, dan sebagainya. Karya kerajinan dari gips yang telah jadi nantinya dapat digunakan sebagai koleksi atau dijual sebagai souvenir untuk dekorasi rumah. 

1) Bahan dan Alat Kerajinan Gips
Gips, cetakan dari plastisin, gelas, dan sendok, silikon rubber

2) Aneka Produk Kerajinan dari Gips
Produk kerajinan dari gips berupa patung figur miniatur, dan relief gips

3) Langkah-Langkah Pembuatan Kerajinan Teknik Cetak Tuang
Pembuatan model.
Sebelum model dibuat, sebaiknya buatlah sketsa, gambar model yang akan dicetak. Kemudian, aplikasikan ke dalam bentuk tiga dimensi. Jika acuan cetak dari bahan silicon rubber, model bisa dibuat dari plastisin atau tanah liat. Jika acuan cetak dari tanah liat, modelnya bisa dari bahan gips atau plastisin.

Pembuatan cetakan (acuan cetakan)
Salah satu bahan pembuat cetakan gipsum adalah silikon rubber. Silikon rubber adalah cairan berwarna putih kental seperti susu, berfungsi untuk membuat cetakan silikon. Apabila sudah jadi berbentuk karet silikon yang lentur persis seperti karet.  Siapkan bentuk cetakan yang sudah dibuat dan sesuaikan dengan ukuran bentuk model. Sebaiknya, cetakan dibuat lebih besar dari model agar hasil cetakan lebih baik dan tidak mudah retak atau pecah.
pembuatan cetakan
  • Lumuri/oleskan model dengan anti lengket (PVA atau mirrorglaze)
  • Buat pembatas disekitar model supaya silikon ruber tidak tumpah saat. Bentuk seperti kolam sehingga membendung silikon rubber menenggelamkan model.
  • Setelah mengeras, lepaskan master dengan hati hati.
  • Jika permukaannya ada yang kurang rata potong dengan pisau atau gunting.
Pembuatan adonan gips 
Bubur gips dibuat dengan perbandingan 2 : 1, takaran 2 untuk gips dan 1 untuk air. Kemudian, aduk hingga tidak ada lagi gumpalan gips.

Proses mencetak
Tuang adonan gips yang sudah homogen ke dalam cetakan, diamkan hingga mengeras dan padat. Biarkan gips dalam cetakan tersebut beberapa lama hingga campuran gips berubah menjadi zat padat.

Pengeringan
Hasil dari proses mencetak selanjutnya dikeringkan. Pengeringan dengan cara diangin-anginkan di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Penghalusan
Model atau hasil cetakan yang sudah kering untuk selanjutnya dihaluskan dengan menggunakan amplas halus. Model yang sudah halus bisa diberi warna atau asli warna gips saja.

Berbagai bentuk kresasi yang bisa dihasilkan dari gips sudah sering kita lihat dipasaran antara lain: celengan gips, boneka macam –macam bentuk, frame photo atau pigura foto dari gips souvenir kecil-kecil misal tempelan kulkas, tempat tusuk gigi, gantungan baju , dekorasi ornament gips untuk hiasan rumah, dsb. Tapi gips juga memiliki kelemahan yaitu mudah pecah/rusak/patah.




Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Keberagaman bahan, pengetahuan, alat serta teknik yang digunakan merupakan cermin dari bentuk kepiawaian para pengerajin dalam proses penciptaan suatu karya. Perkembangna dari pemanfaatan bahan , teknik pembuatan, maupun penampilan bentuk suatu karya yang dibuat, menunjukkan adanya kemampuan daya serap para pengerajin untuk mengadaptasikan segala perubahan sosial budaya yang terjadi didalam masyarakat. 

Meski tidak dilakukan secara menyeluruh, baik dengan cara langsung ataupun tidak langsung atau sekedar coba-coba, tanpa disadari mereka mampu melakukan suatu perubahan yang kreatif. Masuknya teknologi dengan fungsi memanfaatkan bahan, terutama bahan lunak buatan, hal tersebut akhirnya menajdi hal yang baru dan tidak mudah pula untuk diterapkan. Setiap perubahan yang terjadi, semua dikarenakan adanya permintaan dari pasar.

Pada praktiknya, kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip dasar sebagai berikut.
  • Keterampilan Tangan.
  • Keterampilan Teknik, dan 
  • Keterampilan  Tradisional/Kedaerahan.

1. Keterampilan Tangan.

Membuat kerajinan dengan menggunakan keterampilan tangan yang meski produksinya berada dalam jumlah yang banyak, namun kerajinan yang dibuat tetap menggunakan keterampilan tangan. Semantara itu, industri industri pembuatan kerajinan bertumpu pada teknologi mesin. Inilah perbedaan antara produk kerajinan dan produk industri.

2. Kerajinan Teknik.

Pembuatan produk kerajinan dilakukan berulang-ulang serta didasari oleh keterampilan teknik/keprigelan, sehingga produk yang dihasilkan tentu memiliki ciri khas tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya bisa dilakukan dengan keterampilan teknik yang dimiliki oleh tangan orang-orang yang ahli.

3. Kedaerahan/Tradisional

Kerajinan adalah benda-benda yang dibuat dan memiliki nilai guna yang praktis, memiliki sifat yang universal dan dibuat dengan keterampilan teknik menggunakan tangan, namun masih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat sesuai dengan kultur wilayah kerajinan tersebut dibuat.Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak yaitu, lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk.
Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
Prinsip Kerajinan Bahan Lunak 
Prinsip pembuatan kerajinan bahan lunak alam dan buatan memiliki kecenderungan yaitu dibuat oleh manusia secara khusus dan sangat mempertimbangkan aspek perpaduan atau pemaduannya. Pemaduan yang dimaksud disini adalah penggunaan bahan lain dengan warna dan bentuk yang berbeda tetapi serasi atau padu dengan bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan suatu kerajinan. Pemaduan juga dapat dilakukan dengan bahan yang sama atau jenis yang sama namun dalam proses pembuatannya dibuat dengan ciri khas atau karakteristik yang berbeda.

Secara umum, jenis karya atau kerajinan ini dapat dipilah menurut manfaatnya, yaitu :

  • Kelangkapan busana.
  • Kelengkapan suatu benda.
  • Kelengkapan rumah/bangunan, dan
  • Kelengkapan keperluan ritual/upacara adat.

1. Kelengkapan Busana.

Produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut agar dapat mempercantik diri dalam penggunaannya seperti dalam penggunaan busana. Contohnya yaitu produk-produk aksesoris diri seperti kalung, gelang, cincin, dan bros.

2. Kerajinan Teknik.

Pembuatan produk kerajinan dilakukan berulang-ulang serta didasari oleh keterampilan teknik/keprigelan, sehingga produk yang dihasilkan tentu memiliki ciri khas tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya bisa dilakukan dengan keterampilan teknik yang dimiliki oleh tangan orang-orang yang ahli.

3. Kelengkapan Rumah/Bangunan.

Produk-produk kerajinan dapat digunakan sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu dengan tujuan mempercantik seperti air mancur berbentuk hewan yang disimpan pada taman taman rumah/bangunan.

4. Kelengkapan Keperluan Ritual/Upacara Adat.

Banyaknya budaya dengan segala bentuk ritual atau upacara adat nusantaranya, tentu berfariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam prosesi atau ritual upacaranya, seperti penggunaan lilin yang banyak digunakan dalam ritual adat seantero nusantara.

Dengan dasar prinsip kebergunaan atau kebermanfaatan kerajinan bahan lunak diatas, maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk yang ?

  • Menambah keindahan, dengan keberadaan kerajina bahan lunak maka dapat memperindah penampilan.
  • Memberi penekanan atau ciri khas pada suatu benda yang didampingi dengan kerajinan bahan lunak.
  • Kerajinan bahan lunak menjadi prasyarat pemakaian yang jika tidak digunakan maka tidka akan ada apa-apanya.
  • Produk kerajinan bahan lunak merupakan pertanda atau simbol suatu kepentingan.
  • Kerajinan bahan lunak dibuat khusus sesuai dengan benda aslinya (duplikasi) secara khusus untuk alasan dan kebutuhan tertentu.
  • Kerajinan bahan lunak merupakan sebagai bagian dari karya seni yang mencerminkan ekspresi keberagaman budaya Nusantara, maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni.

Pengerajin bahan lunak alam, meskipun produktif dan menghasilkan produk yang bermutu, keberadaannya semakin menipis. Hal ini dikarenakan bahan alam semakin sulit untuk didapatkan. Semantara bahan lunak buatan lebih dapat berkembang karena daya jualnya yang tinggi, praktis, dan ekonomis. Meskipun demikian, jika ditelaah dengan baik, maka dapat menghasilkan produk baru yang dapat meningkatkan mutu kerajinan yang memiliki ciri khas Nusantara. 
Rainbow Pinwheel Pointer

Popular Posts